Sejarah Hukum Ekonomi Syariah

Program studi Hukum Ekonomi Syariah (Hesy) IAIN Ambon didirikan pada tahun 2003, sesuai no SK Menteri Agama No: Dj.II/353/2003. Saat itu masih bernama jurusan Muamalah. Namun berdasarkan SK Direktur Jendral Pendidikan Islam No: 3389 Tahun 2013 maka prodi Muamalah IAIN Ambon berubah nama menjadi prodi Hukum Ekonomi Syariah IAIN Ambon. Perubahan nama ini tentu menjadi warna baru bagi hukum ekonomi syariah (Hesy) IAIN Ambon karena terlihat jelas konsentrasi kelimuan yang akan dipelajari nantinya. Untuk menyambut perubahan tersebut maka harus terbentuk Visi dan Misi program studi. Proses perumusan visi, misi dan tujuan Program Studi dilakukan melalui Workshop Desain Envisioning, Standar Oprasional (SOP) dan Instruksi Kerja pada tanggal 22 s/d 29 Juli 2013 di Manise Hotel dengan melibatkan unsur Pimpinan Institut, Pimpinan Fakultas, Pimpinan Program Studi, dosen, mahasiswa dan unsur dari pihak-pihak pengguna lulusan yang memiliki aksebilitas, serta tenaga ahli dari TIM Goferna Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta Yang di koordinir oleh Dr. M. Fachri, SE, M.Si. Bahwa hasil rumusan Visi misi dan tujuan yang tertuang telah disepakati kemudian direview kembali oleh reviewer dan selanjutnya disempurnakan dan ditetapkan melalui keputusan senat IAIN Ambon dan telah dituangkan dalam Statuta IAIN Ambon 2013 dan Rencana Strategis IAIN Ambon 2013-2017.

Dengan semangat, soldaritas dan kerja keras untuk mewujudkan Visi Misi itulah terhitung mulai 21 Februari 2015 prodi Hukum Ekononomi Syariah IAIN Ambon mendapatkan nilai Akreditasi (B) berdasarkan keputusan BAN-PT No. 055/SK/BAN-PT/Akred/S/II/2015. Berikutnya pada tahun 2019 Prodi hesy mengajukan reakreditasi dan kembali mendapatkan nilai (B) di tahun 2020 dan berlaku hingga 18 Maret 2025, hal ini berdasarkan keputusan BAN-PT No 1735/SK/BAN-PT/Ak-PPJ/S/III/2020. Walau sebenarnya nilai B sudah menjadi kriteria prodi ideal dalam dunia akademik namun prodi Hukum Ekonomi Syariah akan terus membenahi diri untuk mendapatkan nilai A.

Selain perubahan nama prodi dari Muamalah menjadi Hukum Ekonomi Syariah (Hesy) ternyata terjadi perubahan gelar akademik di tahun 2016, sebelumnya para lulusan atau alumni dari prodi Hukum Ekonomi Syariah IAIN Ambon menggunakan gelar (S.Hi), setelah dikeluarkan peraturan mentri agama (PMA) No 22 Tahun 2016 maka gelar akademik prodi Hesy berubah menjadi (S.H), perubahan ini dimaksudkan agar lulusan-lulusan dari perguruan tinggi agama Islam memiliki kesetaraan dengan perguruan umum.


Visi, Misi dan Tujuan

  • Visi
    • Profesional Dalam Mengintegrasikan Keislaman, Keilmuan Hukum Ekonomi Syariah, Teknologi, Dalam Bingkai Multikultural di Asean Tahun 2032.
  • Misi
    • Melaksanakan Kegiatan Pendidikan Secara Profesional Dan Terampil Dalam Menganalisis Persoalan Hukum Ekonomi Syariah,
    • Mengembangkan Ilmu keislaman, Hukum Ekonomi Syariah, Teknologi yang Integral dalam konteks Multikultural,
    • Melaksanakan Penelitian dan Pengajian Dalam Bidang Hukum Ekonomi Syariah Yang Terus Berkembang Dalam Masyarakat,
    • Menyelenggarakan Pengabdian Masyarakat Dalam Bingkai Multikultural Baik Ranah Ilmu Kesyariahan dan Hukum Ekonomi Syariah,
    • Menjalin Kerjasama Dengan Perguruan Tinggi dan Non Perguruan Tinggi lainya Baik Lokal, Nasional maupun Internasional.

Tujuan

  • Menghasilkan Sarjana Hukum Islam yang memiliki kematangan di bidang hukum ekonomi syariah secara profesional,
  • Mewujudkan Sarjana Hukum Islam yang mampu dan terampil menganalisis Hukum Islam serta mengintegrasikan keilmuan hukum ekonomi syariah, dan teknologi di masyarakat,
  • Meningkatkan kualitas penelitian yang unggul pada semua tataran dan dapat dipublikasikan di level nasional maupun internasional
  • Meningkatkan pengabdian masyarakat yang berorientasi pada pengembangan Hukum Ekonomi Syariah.
  • Tercapainya kerjasama dengan perguruan tinggi dan lembaga non perguruan tinggi baik lokal maupun internasional.

Keunggulan

  • Program Studi Hukum Ekonomi Syariah IAIN Ambon memiliki keunggulan dalam kajian keilmuan di bidang hukum ekonomi syariah secara komprehensif melalui berbagai riset, seminar, praktik lapangan dan perkuliahan sehingga lulusannya memiliki kompetensi dan kemampuan di bidang Advokat, Hukum Bisnis, fiqh muamalah, Hukum perbankan, Hukum Lembaga Keuangan Sayariah Non Bank Dan bisnis syariah.
  • Selain itu pada prodi Hukum Ekonomi Syariah IAIN Ambon memiliki karakteristik tersendiri karena pada kurikulum prodi ini memiliki mata kuliah hukum adat maluku yang memiliki korelasi dengan keilmuan prodi hukum ekonomi syariah seperti mata kuliah hukum sasi.

Prospek

Lulusan prodi Hukum Ekonomi Syariah memiliki prospek dan peluang berdasarkan kemampuannya secara profesional sebagai hakim yang menangani perkara ekonomi syariah, pengacara/ advokat, panitera,legal staf, pegawai badan zakat dan wakaf, tenaga peneliti, dan konsultan hukum ekonomi syariah.


Kerjasama

Prodi Hukum Ekonomi Syariah (Hesy) IAIN Ambon bekersasama dengan instansi lain untuk mendukung peningkatan mutu mahasiswa dan dosen terkait pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat. Diantara instansi tersebut antara lain adalah:

  • MOU dengan beberapa Perguruan Tinggi Di Indonesia
  • MOU dengan Kementerian Hukum dan Ham Wilayah Maluku
  • MOU Bersama Pengadilan Tinggi Agama Ambon
  • MOU dengan Pengadilan Agama Ambon Kelas 1A
  • MOU Bersama Pengadilan Tinggi Ambon
  • MOU bersama Otoritas Jasa Keuangan Wilayah Maluku
  • MOU Bersama Bursa Efek Indonesia (BEI) Perwakilan Maluku
  • MOU Bersama Bank Indonesia (BI) Provinsi Maluku